Jumat, 10 Januari 2014

Andai kamu tahu..

  “ Maaf kalau airmataku sudah membuatmu khawatir apalagi sampai kepikiran.

Aku hanya mengeluarkan hal yang mengganjal di hati saja

Andai kamu tahu..
Aku bahagia dapat mengenalmu..
Aku bahagia bisa mengobrol panjang denganmu walau hanya lewat whatsap dan telephone.
Aku bahagia saat kau katakan kalau kau tak akan meninggalkanku.
Aku bahagia saat kau katakan kalau aku ini istimewa.
Aku bahagia saat aku dapat perhatian kecil darimu.
Aku bahagia saat kau menyapaku.
Aku bahagia saat kau menatapku.
Aku bahagia saat kau memegang tanganku lebih lama dari yang lainnya ketika kau menyapa teman sekelas dengan berjabat tangan seperti biasa kau lakukan.
Aku bahagia saat kau tersenyum padaku.
Aku bahagia saat kau membujukku ketika aku mulai bad mood.
Aku bahagia saat kau memaksaku makan ketika aku telat untuk makan.
Aku bahagia saat kau memanggilku dengan panggilan sayang yang kau buat sebulan lalu.
Aku bahagia saat kau bilang aku ini adalah “wondergirl”mu.
Aku bahagia mempunyai hubungan spesial denganmu
Aku bahagia punya kamu.

Andai kamu tahu..
Aku bersyukur karena Tuhan sudah mengirimkan malaikat manusianya sepertimu..
Kamu menjelma bagaikan angin yang tak terlihat tapi mampu menyejukkan hatiku.
Kamu menjelma bagai bayangan yang mengusik diam dalam sepiku.
Kamu menjelma bagaikan pangeran berkuda putih yang mampu menarik perhatianku.
Aku menikmati kedekatanku denganmu.
Aku menikmati setiap perhatian kecil yang kau berikan padaku.
Aku menikmati setiap hal sederhana yang membuatku merasa beruntung memilikimu.
Semuanya unik. Sangat unik.
Semuanya sangat jelas, tapi aku tak mampu mendiskripsikannya dengan kata-kata.
Kamu begitu spesial dan istimewa.

Andai kamu tahu..
Kamu punya ruang tersendiri di hati ku. Ruangan kosong yang aku sendiri tak tahu siapa yang akan mengisinya. Tapi ternyata kamu mampu menembus dinding hati yang beku ini. Kau meluluhkannya dan akhirnya kau masuk tanpa pamit mengisinya dengan sesuka hatimu.
Kamu hebat. Habat sekali.
Aku tak mampu menahan setiap gesekan rasa halus yang kau beri.
Aku tak mampu menahan setiap gesekan lembut darimu.
Semuanya seperti tak terlihat, tapi hati ini mampu merasakannya.
Seperti angin kencang yang datang untuk memberi kesejukan. Seperti air deras yang mematikan api di tengah panas. Seperti hujan lebat yang membasahi tanah kering di tengah gurun
Kamu begitu sejuk dan sangat menawan.

Andai kamu tahu..
Sudah hampir sebulan ini semenjak kedekatan kita, aku sering sekali memimpikanmu..
Kamu begitu indah dalam bunga tidurku. Kamu selalu menjadi pemeran utamanya dan aku layaknya wanita yang ingin dimanja oleh sang pemeran utama.
Kamu bermain-main ria bagaikan malaikat penjaga dalam gelap lelahku. Dan kamu selalu mampu membuatku tersenyum saat aku terbangun dari tidurku. Berharap setiap kejadian dalam mimpiku dapat menjadi kenyataan.
Ahh kamu..
Kamu begitu indah. Sangat indah.
Kehadiranmu begitu mengejutkan dan sangat mempesona.
Tak mampu aku memaparkan arti dirimu dengan kata-kata indah lainnya.
Kamu begitu berarti, sampai-sampai aku kehabisan kata-kata untuk mengartikan arti dirimu..

Andai kamu tahu..
Kamu menyergapku diam-diam dalam kebisuanku.
Kamu bisikkan kata manis nan lembut dalam ketulianku.
Dan sekarang aku terjebak dalam perangkap rasa indah yang aku sendiri bingung bagaimana caranya untuk keluar.
Kamu juga mengajarkanku tentang banyak hal. Salah satunya untuk tidak takut menghadapi masalah.
Kamu bilang masalah itu harus dihadapi dan diselesaikan bukan malah dihindari.
Hmm.. benar sekali ucapanmu. Dan saat ini aku memberanikan diri untuk menghadapi masalah ketakutanku itu meski hanya lewat tulisan singkat ini.

Andai kamu tahu..
Masalah ketakutanku itu adalah jatuh dalam cinta yang berbeda. Dan saat ini aku merasakan hal itu padamu. Merasakan hal itu makin dalam.
“Aku mencintaimu my guardian angel”
Lancang. Sangat lancang. Sungguh tak tahu malu sekali aku ini berkata dan merasakan itu padamu.
Tapi seperti itulah adanya.
Aku menahan maluku dan mencoba memberanikan diri untuk dapat mengatakan itu padamu.
Maaf jika aku terlalu lancang dan tak tahu diri.
Tapi aku hanya mengikuti saranmu untuk tidak takut menghadapi masalahku.
Semoga kau tak kapok yaa sudah mengenalku.
Semoga kau tak menyesal sudah menjadikan wanita sepertiku sebagai sebagai wanita istimewa dalam hatimu.
Terimakasih untuk semuanya.
Terimakasih untuk setiap hal indah yang sudah kau goreskan dalam hatiku.
Terimakasih buat setiap kejutan kecil nan unik yang selalu kau berikan untukku.
Terimakasih sudah setia memberikan telinga, mata, senyum serta waktunya untukku.
Terimakasih buat pelangi indah yang selalu kau berikan untukku.
Terimakasih sudah bersedia menjadi kakak, sahabat, serta pangeran dalam bunga tidur ku.

Aku mencintaimu
Dalam tangis dan tawaku
Aku mencintaimu
Dalam ratap doa singkatku
Aku mencintaimu
Dalam diam dan lamunanku
Aku mencintaimu
Dalam rencana Tuhan yang menakjubkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar