Jumat, 18 April 2014

Selamat Ulang Tahun, PAPA


Aku tahu kau tak akan mungkin membaca coretan tanganku ini. Dengan segala upaya dan dayaku, aku juga tak akan mampu membuatmu untuk membaca tulisan ini. Tulisan ini dibuat oleh seorang gadis pengagummu nomor satu, barisan kalimat ini diutarakan oleh seorang gadis yang selalu memujamu. Dalam tulisanku, aku mengundangmu masuk dan menjelma sebagai topik terindah yang ingin kuperbincangkan sosoknya. Aku membiarkanmu abadi dalam setiap abjad dan kalimat-kalimat sederhana yang ingin kurangkai.

Senyummu membawa sesuatu yang berbeda dalam hari-hariku. Semangatmu memberi suatu hal magis yang mengajarkanku untuk selalu berjuang melawan hidup yang sulit. Kamu selalu mampu menjelma sebagai sosok yang sangat penting, yang tak ingin kulewati setiap tawa lembutnya. Aku meletakkan perhatianku sepenuhnya untukmu dan kamu selalu mampu merenggut rasa kepedulianku. Kutunggu kamu disetiap momen makan malam kita. Kunikmati setiap caramu berkomentar tentang hal yang tak pernah ku sadari. Kamu adalah sosok yang hangat, yang tak pernah pergi dari hati.

Ketahuilah, kau sudah menjadi segalanya dihatiku. Aku tak pernah ingin melihat lekuk senyummu memudar, aku tak pernah ingin melihat guratan wajah manismu membeku. Kamu begitu istimewa dan indah dalam setiap hari-hariku. Aku selalu ingin menikmati senyummu serta sapaan hangatmu setiap hari. Aku selalu ingin menikmati sentuhan lembut jemarimu saat kau membelai lembut rambutku, aku selalu  menikmati  keisenganmu saat kau bertanya tentang siapa pria yang mengisi hariku selain dirimu. Aku selalu menikmati setiap hal kebersamaan kita saat malam hari kita berebut menghabiskan makanan ringan kesukaan kita. Sungguh, aku sangat menikmati kehadiranmu.

Setiap malam kureka wajahmu dalam bayangan nyataku. Kamu selalu menjadi sosok magis yang tak pernah kehabisan cara memperhatikanku dalam diammu. Kamu selalu menjadi sosok terhebat dalam duniaku. Kamu selalu menjadi sosok terpenting yang tak pernah pudar saat menaburkan senyum untukku. Aku mengagumimu. Aku mencintaimu.

Terimakasih karena engkau sudah menjadi seorang Papa yang begitu luar biasa. Engkau baik hati, penuh hormat, dan mempunyai rasa humor yang luar biasa. Engkau membuatku kagum karena kebijaksanaanmu, wawasan serta kewibawaanmu. Aku selalu menghargai setiap saat yang kita habiskan bersama. Engkau memberikan dampak yang sangat berarti dalam keluarga dan duniaku. Tetaplah menjadi yang istimewa dibalik sosokmu yang sederhana. Aku bangga memanggilmu PAPA.

Salam hangat,
 Putri Tunggalmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar